Contoh eksposisi panjang :
Penyebab Terjadinya Gempa Bumi
Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang
dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Semakin
lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana
tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan pada saat
itulah gempa bumi akan terjadi. Gempa bumi bisanya terjadi di perbatasan
lempengan kompresional dan translasional. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan
besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit ke dalam mengalami
transisi pada ke dalaman lebih dari 600 km.
Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena
pergerakan magma di dalam gunung berapi. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi
gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Beberapa gempa bumi (jarang
namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik
dam, seperti Dam Karibia di Zambia, Afrika. Sebagian lagi (jarang juga) juga
dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh.
pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di Rocky Mountain
Arsenal. Terakhir, gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal
ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang
dilakukan pemerintah. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini
dinamakan juga seismisitas terinduksi
Kita bisa membedakan antara eksposisi panjang dan eksposisi
pendek dengan membandingkan karangan di bawah ini, karangan tersebut yang
termasuk ke dalam karangan eksposisi pendek. Adapun pengertian eksposisi pendek
berupa petunjuk penggunaan alat tertentu, petunjuk penggunaan obat,
petunjuk berjangkitnya penyakit, dan lain sebagainya.
Contoh eksposisi pendek :
Nymiko Suspense yang mengandung Nistatin yang merupakan
anti jamur dan aktif terhadap jamur seperti Candida albicans. Nistatin
dapat mengikat steral pada membra sel jamur. Menghasilkan perubahan
permeabilitas membrane sel jamur, diikuti dengan kebocoran dari
komponen-komponen intraselular dan mengakibatkan jamur mati.
Jika kita melihat paragraph di atas, dengan demikian
karangan eksposisi dapat menuntut pembaca dari tidak tahu menjadi tahu, dari
tahu sedikit menjadi lebih tahu lagi, dari tidak mengerti menjadi mengerti.
Dapat disimpulkan pula bahwa karangan eksposisi merupakan suatu karangan yang
berusaha menjelaskan suatu pokok pikiran yang dapat memperluas pandangan
seorang pembaca karangan sehingga pembaca dapat memahami teori yang dipaparkan
dalam karangan eksposisi tersebut.
Contoh eksposisi panjang :
Penyebab Terjadinya Gempa Bumi
Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang
dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Semakin
lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana
tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan pada saat
itulah gempa bumi akan terjadi. Gempa bumi bisanya terjadi di perbatasan
lempengan kompresional dan translasional. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan
besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit ke dalam mengalami
transisi pada ke dalaman lebih dari 600 km.
Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena
pergerakan magma di dalam gunung berapi. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi
gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Beberapa gempa bumi (jarang
namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik
dam, seperti Dam Karibia di Zambia, Afrika. Sebagian lagi (jarang juga) juga
dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh.
pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di Rocky Mountain
Arsenal. Terakhir, gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal
ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang
dilakukan pemerintah. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini
dinamakan juga seismisitas terinduksi
Kita bisa membedakan antara eksposisi panjang dan eksposisi
pendek dengan membandingkan karangan di bawah ini, karangan tersebut yang
termasuk ke dalam karangan eksposisi pendek. Adapun pengertian eksposisi pendek
berupa petunjuk penggunaan alat tertentu, petunjuk penggunaan obat,
petunjuk berjangkitnya penyakit, dan lain sebagainya.
Contoh eksposisi pendek :
Nymiko Suspense yang mengandung Nistatin yang merupakan
anti jamur dan aktif terhadap jamur seperti Candida albicans. Nistatin
dapat mengikat steral pada membra sel jamur. Menghasilkan perubahan
permeabilitas membrane sel jamur, diikuti dengan kebocoran dari
komponen-komponen intraselular dan mengakibatkan jamur mati.
Jika kita melihat paragraph di atas, dengan demikian
karangan eksposisi dapat menuntut pembaca dari tidak tahu menjadi tahu, dari
tahu sedikit menjadi lebih tahu lagi, dari tidak mengerti menjadi mengerti.
Dapat disimpulkan pula bahwa karangan eksposisi merupakan suatu karangan yang
berusaha menjelaskan suatu pokok pikiran yang dapat memperluas pandangan
seorang pembaca karangan sehingga pembaca dapat memahami teori yang dipaparkan
dalam karangan eksposisi tersebut.








0 comments:
Post a Comment